Penuntun Hidupku



Saat diriku terjatuh
Mengeluh diantara rintangan hidup
Merasa putus harapan dari Rahmat-Mu
Dan pergi dari jalan kebenaran-Mu
        Bodohnya diriku yang telah meragukan kekuasaan-Mu
        Dan tak berpikir kembali bahwa Engkau lah pemilik jiwa ini
        Aku hanya bertindak semauku
        Tanpa berpikir bahwa itu tak baik untukku
Ya Allah ampunilah hamba-Mu ini
Yang selalu khilaf di dalam setiap harinya
Dosa-dosaku tlah menodai dunia ciptaanmu ini
Yang hanya membuat aku malu di hadapan Engkau
        Namun aku sadar dengan semua kesalahan yang telah kulakukan
        Dan tak henti-hentinya tuk memohon ampunan
        Kau tahu apa yang selama ini aku lakukan
        Namun pintu maaf-Mu selalu kau bukakan
Dalam setiap dzikir air mataku tercurah
Mengingat kebesaranmu yang tak ada habisnya
Begitu berharga Engkau di dalam hatiku
Karena tanpa kehendak-Mu aku pun tak akan ada

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUMBANGAN IBNU KHALDUN DALAM BIDANG KEILMUAN ISLAM

Pertahankan Tekad dan Kebiasaan Baik

KH. MOH. SAID KETAPANG, KYAI YANG MAHIR BERBAHASA ASING