Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

Ternyata Negri Saba adalah Indonesia

Gambar
Indonesia Ternyata Negeri Saba' , benua Atlantis yang Hilang Beberapa dapatan kajian membuat hipotesis bahawa negeri Saba sebearnya berada di Nusantara. Hasil kajian  dari KH Fahmi Basya dan para Muridnya, mengenai kebenarannya tentu masih harus diteliti lebih lanjut secara komprehensif dan detail. (Red. Ahmad Yanuana Samantho). Beberapa bukti dinyatakan di artikel dibawah. Jika ini benar ia memberi insight kenapa Nusantara sentiasa diburu kerana kekayaan hasil buminya.  Rujuk kajian dibawah yang diambil dari Blog Bayt Al Hikmah. Kajian Sejarah: Menarik Benang Merah Indonesia Sebagai Pusat Peradaban Atlantis Dan Negeri Saba’ Indonesia selain dikenal sebagai pewaris Peradaban Benua Atlantis yang hilang, dikenal juga sebagai Pusat Peradaban Negeri Saba’

Penuntun Hidupku

Saat diriku terjatuh Mengeluh diantara rintangan hidup Merasa putus harapan dari Rahmat-Mu Dan pergi dari jalan kebenaran-Mu         Bodohnya diriku yang telah meragukan kekuasaan-Mu         Dan tak berpikir kembali bahwa Engkau lah pemilik jiwa ini         Aku hanya bertindak semauku         Tanpa berpikir bahwa itu tak baik untukku

KH. MOH. SAID KETAPANG, KYAI YANG MAHIR BERBAHASA ASING

Gambar
KH. Moh. Said adalah salah satu ulama pendiri NU. Pernah diberi tugas oleh Hadhratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari untuk mengibarkan bendera NU ke penjuru dunia karena beliau termasuk ora ng yang mahir berbahasa Inggris, Russia, Jerman dan Belanda. Bersama Syaikh Ghanaim dan KH. A. Wahab Hasbullah, beliau berkelana ke luar negeri mengabarkan NU ke dunia internasional. Beliau mengantarkan surat berdirinya NU ke penjuru dunia Eropa. Beliau adalah pendiri Pondok Pesantren Ketapang Malang, yang telah mendapatkan ijazah kemursyidan Thariqah Naqsyabandiyah-Khalwatiyah sewaktu di Mekkah. Di Mekkah itulah pertama kali beliau berjumpa dengan KH. A. Wahab Hasbullah dkk.

Cermin Masa Lalu

Hati gelap tanpa lentera Sambung-menyambung berbuat dosa Walau ku tahu itu semua tak berguna Namun diriku susah untuk keluar dari itu semua           Ku coba mulai sedikit mengerti           Bagaimana arah jiwa ini harus pergi           Melepas semua hal yang harus disesali           Dan memulai semua dengan hati yang suci Kadang kala tetes air mata membasahi muka

Arti Dari Sebuah Kekuatan Sejati

Seribu jejak yang menjadi sejarah Para pencari kekuatan sejati Yang ingin mereka kendalikan dari sebuah amarah Sebuah amarah yang berubah menjadi hati nurani           Tetes demi tetes keringat mereka pernah kuingat           Yang menjadi sebuah bukti dari bakti mereka           Sebuah bakti yang pernah mereka ikat           Dalam jiwa ksatria dalam diri mereka